
WISATA NEWS | Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:02 WIB
Sumba Barat Daya mengusung konsep wisata regeneratif yang memadukan keindahan sabana, pantai murni, serta keaslian tradisi adat Marapu. Pelancong diundang untuk menikmati perjalanan bermakna yang mendukung pelestarian lingkungan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal.

WISATA NEWS | Minggu, 11 Oktober 2026 - 07:10 WIB
Tren wisata regeneratif di Sumatera Barat mengajak para pelancong untuk memperlambat tempo perjalanan dan menyatu dengan kehidupan masyarakat lokal di Nagari Pariangan dan Lembah Harau. Selain menyajikan pemandangan alam tebing granit serta pemukiman tradisional yang memukau, interaksi hangat bersama warga setempat memberikan pengalaman berlibur yang memulihkan ketenangan jiwa secara berkelanjutan.

WISATA NEWS | Selasa, 15 September 2026 - 07:04 WIB
Tren wisata Indonesia pada 2026 bergeser ke arah perjalanan lambat dan regeneratif yang berfokus pada kelestarian alam serta pemberdayaan warga lokal. Pelancong kini lebih memilih menetap lama di desa wisata untuk merasakan interaksi budaya yang otentik ketimbang sekadar berfoto. Gaya berlibur ini menawarkan pemulihan jiwa sekaligus memberi dampak ekonomi berkeadilan bagi masyarakat pelosok Nusantara.

WISATA NEWS | Rabu, 9 September 2026 - 07:01 WIB
Meningkatnya kejenuhan terhadap pariwisata arus utama mendorong masyarakat Indonesia beralih ke tren wisata lambat yang lebih bermakna di pelosok daerah. Artikel ini mengulas bagaimana perjalanan berkesadaran lingkungan dan sosial mengubah lanskap pelesiran tanah air menjadi lebih regeneratif dan berkelanjutan.

WISATA NEWS | Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:06 WIB
Wisata regeneratif di dataran tinggi Sumba menjadi tren baru perjalanan berkelanjutan yang mengajak wisatawan berkontribusi langsung pada kelestarian alam dan kebudayaan lokal. Pendekatan ini tidak hanya memulihkan ekosistem dan menggerakkan ekonomi masyarakat desa, tetapi juga memberikan pengalaman perjalanan yang mendalam dan penuh makna bagi para pelancong.

WISATA NEWS | Rabu, 19 Agustus 2026 - 07:03 WIB
Pergeseran gaya hidup masyarakat urban memicu popularitas tren wisata regeneratif dan *slow travel* di berbagai wilayah Indonesia. Para pelancong kini lebih memilih interaksi autentik dengan warga lokal serta berkontribusi nyata menjaga kelestarian alam selama liburan. Pendekatan baru ini membuktikan bahwa masa depan pariwisata nasional bersandar pada keseimbangan antara kenyamanan jiwa dan keberlanjutan lingkungan.